Entah gelas keberapa yang aku minum, yang aku ingat aku berada dikedai kopi ini sedari 2 jam yang lalu untuk harapan kamu akan berkunjung kesini, tempat favoritmu dulu.
Aku ingat sekali, kamu selalu setia dengan espresso panas ditemani biskuit dan tak pernah menjatuhkan pilihan pada menu lain, walaupun menu yang lain selalu membuatmu penasaran.
Aku juga tentu akan selalu suka duduk dihalaman kedai kopi ini seperti yang kamu suka juga.
Dulu,sebelum kamu berlalu menyisakan pilu :
disini kita bisa melihat jalanan kota yang macet, katamu.
Setidaknya kita harus bersyukur, kita bukan bagian dari mereka, macet-macetan kan lelah tambahmu yang selalu saja menganggap bahuku adalah surga.
Kecuali sama kamu ujarmu lagi
Aku sayang kamu balasku
Aku ingat sekali, kamu selalu setia dengan espresso panas ditemani biskuit dan tak pernah menjatuhkan pilihan pada menu lain, walaupun menu yang lain selalu membuatmu penasaran.
Aku juga tentu akan selalu suka duduk dihalaman kedai kopi ini seperti yang kamu suka juga.
Dulu,sebelum kamu berlalu menyisakan pilu :
disini kita bisa melihat jalanan kota yang macet, katamu.
Setidaknya kita harus bersyukur, kita bukan bagian dari mereka, macet-macetan kan lelah tambahmu yang selalu saja menganggap bahuku adalah surga.
Kecuali sama kamu ujarmu lagi
Aku sayang kamu balasku

Comments
Post a Comment