Skip to main content

BUKAN DENGAN AKU

Aku ingin menjadi penulis dan menuliskan semua apa apa tentang cinta pada dekapanmu;dalam dekapanmu adalah rasa dimiliki dan dicintai paling sempurna.

Aku ingin menjadi kita yang menjadikan berdua adalah surga;bersandar di dadamu mendengarkan detak jantung mu yang tak beraturan dengan tangan setengah melingkar dipinggangmu.

Nyaman...

Tenang...

Tanpa pikiran sedikitpun akan menjadi sehancur ini, yang kupertanyakan hanya kenapa kau perlakukan aku spesial jika nyatanya aku tidak spesial dan akhirnya ditinggalkan?

Kenapa kau perlakukan aku bak putri raja dengan semua elus tangan halusmu pada rambutku dan cubitan penuh cinta pada pipi ku yang membuat pipi ku memerah setelahnya.

Yang kau sentuh rambut dan pipi yang kau buat bergetar adalah hati, semudah itu memang kau bisa buat aku terbang dan jatuh kedalam jurang yg sangat dalam.

Hingga saat ini tak ada yg aku sesali, ini lebih indah dari apa yg aku kira sebelumnya (sebelum kamu pergi).

Tak pernah ada setitik pun dari dirimu yang hilang,semua kusimpan dalam kotak kecil yg kututup rapat rapat agar semuanya tidak berterbangan dan bertebaran seperti rindu di setiap malam malamku setelah kamu pergi.

Entah itu hangatnya dekapmu atau semua suara detak jantungmu yg tak beraturan tiap aku bersandar di dadamu selalu menjadi irama penghantar tidur di tiap malam malam ku yang penuh rindu.

Tenang saja, air mata ku takan pernah habis untuk semua ini, dan rindu ku akan selalu seperti semua kendaraan dijalanan yangg macet, berantakan tak beraturan tapi pasti mempunyai tujuan.

Biarlah ku simpan semua ini dalam-dalam sampai kau sadar bahwa aku adalah aku yg pernah mencintaimu dengan sepenuhnya hinga aku sadar balasanya tidak sepenuh itu. 

Dulu, sembari aku menempatkan kepalaku pada bahumu kita sibuk memilah foto kita yang mana yang akan kita posting di sosial media masing-masing sebagai bentuk kebanggaan bahwa kita saling memiliki satu sama lain.

Kini, yang terjadi hanyalah aku yang bisa menatapmu di foto itu tanpa bisa bersandar dibahumu dan tanpa mata kita bertemu lagi seperti dulu.

Kita yang dulu saling membanggakan  satu sama lain kini pupus dan hancur beriringan dengan semua foto di sosial media mu yang kini juga lenyap ditelan waktu.

Selamat berbahagia dengan kekasihmu yang baru, yang tentunya lebih baik dari aku. Semoga bahumu akan selalu menjadi surga gratis bagi kekasihmu yang baru.

Jangan lupa untuk memposting semua kemesraanmu di sosial media, karena setidaknya aku bisa melihatmu bahagia.
Walau bukan dengan aku.


BUKAN DENGAN AKU

Comments

Popular posts from this blog

Dindarsip

  Orang yang hampir tiap hari nanya "kamu sayang aku ga?" Ini merupakan represntasi dari  semua hal yang saya sukai. Tentang cinta, perasaan bahagia, makanan enak, dan apapun itu yang ada di dunia. Saya berusaha untuk selalu mempersembahkan sesuatu untuk manusia ini, meski hanya persembahan kecil, dan mungkin terlalu kecil untuk manusia sespesial ini. Dia juga ga jarang jadi penemu tempat makan atau makanan enak, tapi kadang saya jadi orang yang harus makan satu setengah porsi, dia hanya makan setengah porsi. (Padahal katanya enak, tapi ko setengah porsi) Orang pertama yang selama 24 tahun saya hidup, berhasil membuat saya suka daging bebek  Orang ini bukan hanya pasangan yang baik, tapi juga lawan yang sulit untuk dikalahkan ; karena kalo udah debat apapun kita gaada yang mau ngalah, lebih sering jadi melebar kemana-mana dan jadi debat kusir, melelahkan. Kata-kata rumit bagi saya kadang bagi dia adalah hal yang lumrah, saya selalu berfikir ekstra untuk hal-hal yang menur...

First Trip

Hello

Hirup keur sorangan - Kumaha pepelakan

     Sesuai judulnya, akhir-akhir ini lagi sering ngerasa bahwa beneran hidup ini untuk sendiri dan hasilnya adalah dari apa yang kita tanam. Ini imbas dari ketemu berbagai hal dan berbagai orang yang bisa dibilang unik sih.     Tulisan ini dibuat dengan kondisi yang beda dengan sebelumnya, karena tulisan ini dibuat dengan kondisi aku sudah tinggal sendiri, lingkungan baru, dan juga cara hidup yang baru tentunya. Berat, tapi mau gamau harus dilakukan, karena hidup harus tetap berjalan kalo kata bernadya. Di kerjaan juga gitu, agak sedikit baru, tapi seharusnya sudah bisa diprediksi dari lama, jadi ga begitu kaget silih berganti orang-orang datang dan pergi ini ga bikin aku kaget karena setiap hari juga denger mereka ngeluh dan ingin memperbaiki hidupnya dengan cara kerja yang lain, jadi yaudah.     Untuk orang yang ga se berempati itu, hidup dengan orang baru dan kelakuanya yang unik-unik ini sebenernya ga terlalu sulit. Pilihanya kan hanya C...