Aku ingin menjadi penulis dan menuliskan semua apa apa tentang cinta pada dekapanmu;dalam dekapanmu adalah rasa dimiliki dan dicintai paling sempurna.
Aku ingin menjadi kita yang menjadikan berdua adalah surga;bersandar di dadamu mendengarkan detak jantung mu yang tak beraturan dengan tangan setengah melingkar dipinggangmu.
Nyaman...
Tenang...
Tanpa pikiran sedikitpun akan menjadi sehancur ini, yang kupertanyakan hanya kenapa kau perlakukan aku spesial jika nyatanya aku tidak spesial dan akhirnya ditinggalkan?
Kenapa kau perlakukan aku bak putri raja dengan semua elus tangan halusmu pada rambutku dan cubitan penuh cinta pada pipi ku yang membuat pipi ku memerah setelahnya.
Yang kau sentuh rambut dan pipi yang kau buat bergetar adalah hati, semudah itu memang kau bisa buat aku terbang dan jatuh kedalam jurang yg sangat dalam.
Hingga saat ini tak ada yg aku sesali, ini lebih indah dari apa yg aku kira sebelumnya (sebelum kamu pergi).
Tak pernah ada setitik pun dari dirimu yang hilang,semua kusimpan dalam kotak kecil yg kututup rapat rapat agar semuanya tidak berterbangan dan bertebaran seperti rindu di setiap malam malamku setelah kamu pergi.
Entah itu hangatnya dekapmu atau semua suara detak jantungmu yg tak beraturan tiap aku bersandar di dadamu selalu menjadi irama penghantar tidur di tiap malam malam ku yang penuh rindu.
Tenang saja, air mata ku takan pernah habis untuk semua ini, dan rindu ku akan selalu seperti semua kendaraan dijalanan yangg macet, berantakan tak beraturan tapi pasti mempunyai tujuan.
Biarlah ku simpan semua ini dalam-dalam sampai kau sadar bahwa aku adalah aku yg pernah mencintaimu dengan sepenuhnya hinga aku sadar balasanya tidak sepenuh itu.
Dulu, sembari aku menempatkan kepalaku pada bahumu kita sibuk memilah foto kita yang mana yang akan kita posting di sosial media masing-masing sebagai bentuk kebanggaan bahwa kita saling memiliki satu sama lain.
Kini, yang terjadi hanyalah aku yang bisa menatapmu di foto itu tanpa bisa bersandar dibahumu dan tanpa mata kita bertemu lagi seperti dulu.
Kita yang dulu saling membanggakan satu sama lain kini pupus dan hancur beriringan dengan semua foto di sosial media mu yang kini juga lenyap ditelan waktu.
Selamat berbahagia dengan kekasihmu yang baru, yang tentunya lebih baik dari aku. Semoga bahumu akan selalu menjadi surga gratis bagi kekasihmu yang baru.
Jangan lupa untuk memposting semua kemesraanmu di sosial media, karena setidaknya aku bisa melihatmu bahagia.
Walau bukan dengan aku.
BUKAN DENGAN AKU
Comments
Post a Comment