Apakabar? Gimana new normal? Membuat kamu terlahir seperti baru ga? Atau semuanya seakan biasa aja karena memang tidak ada yang baru?
Rumit ya,serasa semuanya tidak pernah berpihak pada diri kita,padahal kita sendiri yang selalu mencari-cari apa yang kita kehendaki.
Lelah ya,saat kita berpihak pada sesuatu,ternyata yang kita tuju seakan menuju ke arah yang lain. Lalu, mau sampai kapan kita mengejarnya? Ga cape?
Cape ga sih? saat kita memperjuangkan sesuatu, ternyata yang diperjuangkan tidak pernah seberjuang itu. Loh kenapa harus ada kalimat tanya di awal paragraf ini padahal jawabanya sudah jelas "iya" bahkan bisa aja "iya banget"
Bisa ga sih di gapapain aja? Gatau, tapi harusnya bisa. Kita coba aja yu karena kalo kata rintiksedu emang banyak hal yang harus di gapapain. Ya kan us?
You are youre home, kamu adalah rumah bagi rumahmu sendiri. Jangan sampe kamu salah menerima tamu, jangan pernah biarin seseorang yang masuk rumah kamu malah berantakin isinya. Hati-hati, kan katanya harus menganggap semua orang jahat dulu untuk hati-hati.
Jadi, gimana kita sekarang? Ya ga gimana-gimana kita coba yang terbaik aja dulu buat diri kita sendiri lalu buat oranglain, karena you are youre home. Kalo rumah kita berantakan, kemana kita harus pulang? Rumah oranglain? Emang ada yang bakal mau nampung orang seberantakan kamu? Inget itu.
Sebaiknya, jangan pernah menunjukan kamu yang sebenarnya didepan oranglain, bahkan jangan menunjukan bahwa kamu adalah orang yang tepat bagi oranglain cari. Setelah orang itu menemukan apa yang mereka cari, apakah mereka akan tetap bersama kamu? Hahaha bodoh.
Pasang badan dengan tulisan "Aku tidak mempunyai apa-apa, pergilah" Atau "Bukan aku yang kamu cari, silahkan cari oranglain" Atau "Apa yang membawamu kesini? Disini tidak ada apa-apa. Dasar bodoh hahaha"
Sedikit terdengar jahat memang, tapi ya gimana mereka juga jahat. Apakah kita harus baik ke orang jahat? Oh no kamu bukan malaikat. stop it
Comments
Post a Comment