Skip to main content

A celebration of self-forgiveness

    


    Rezeki non financial yang patut disyukuri kayanya tumbuh dengan pribadi yang ga gengsian, pantang menyerah, gamalu menyadari kekurangan, gatakut resiko apapun karena kemungkinan besar semuanya ada resikonya, tinggal ditimbang aja mana resiko yang lebih kecil dan bisa ditangani atau bahkan gaada. Gaada gen atau sifat turunan keliatanya, ini bener bener tumbuh dan tercipta dengan sendirinya.

    Hidup dengan usaha dan kerja keras sendiri, belajar sana-sini learning by doing ini serius, gagal ya gapapa. Lebih baik nyesel gagal daripada nyesel ga nyoba sama sekali. Karena yaaa kalo nyobain ada kemungkinan kita berhasil atau gagal, kalo ga nyobain gaada kemungkinan kita berhasil dan pasti gagal.

    Take a risk in a good way sejauh ini gapernah menyesali apapun, nganggur selama jadi jobseeker karena sering pindah-pindah kerjaan ya gapapa, gapernah minta/minjem duit ke siapapun buat sehari hari pasti ada karena semuanya diperhitungkan dan ada itung itunganya. 

    Semua ada perhitungan dan itunganya, harus disyukuri selama ini perhitunganya selalu tepat karena diusahakan bukan hanya takdir dan rezeki semata. Karena jatohnya sia-sia juga kalo kerja tapi cuma buat hidup doang, atau kerja tapi kehilangan semuanya, atau bahkan kerja tapi gacukup buat hidup dan kehilangan waktu juga, minjem duit tiap bulan udah kaya bayar wifi.

    Kerjaan pindah pindah karena sering trabas trobos masuk sana sini hasil sendiri, ada beberapa orang yang ngomong "kerja pindah pindah mulu" atau "ah 3 bulan resign paling" ya gapapa, hasil sendiri bukan karena rekomendasi orang dalem, rekomendasi temen dsb. Dan sekarang dapet kerjaan yang ga oke oke banget juga gapapa asalkan hasil apply,interview dll nya sendiri. 

    Kerja oke, gaji gede tanpa ilmu manage duit juga ya berantakan jatohnya. Jadi apapun itu yang lagi kita hadepin, jangan anggap remeh oranglain, jalanin aja dulu itu penting. Hidup pengen seneng dan enak tapi tanpa pengorbanan juga gamungkin, perhitunganya kan usaha dan hasil akan selalu berdampingan bersamaan.

    Jadi, syukuri walaupun emang susah kalo hidupnya ga oke oke banget buat bersyukur mau apa yang disyukuri, ubah sudut pandang harus melebar lalu menyempit, bukan kebalikanya.

    Terimakasih kepada semua orang yang telah saya temui sampai tulisan ini ditulis (02-01-2024) atas semua obrolan, cerminan hidup, dan juga proses berbagi pengalaman yang dapat dicerna dengan baik dan menjadi pembelajaran dan Motekar (sedikitnya terciptanya tulisan ini). Semoga sehat selalu.

Comments

Popular posts from this blog

Dindarsip

  Orang yang hampir tiap hari nanya "kamu sayang aku ga?" Ini merupakan represntasi dari  semua hal yang saya sukai. Tentang cinta, perasaan bahagia, makanan enak, dan apapun itu yang ada di dunia. Saya berusaha untuk selalu mempersembahkan sesuatu untuk manusia ini, meski hanya persembahan kecil, dan mungkin terlalu kecil untuk manusia sespesial ini. Dia juga ga jarang jadi penemu tempat makan atau makanan enak, tapi kadang saya jadi orang yang harus makan satu setengah porsi, dia hanya makan setengah porsi. (Padahal katanya enak, tapi ko setengah porsi) Orang pertama yang selama 24 tahun saya hidup, berhasil membuat saya suka daging bebek  Orang ini bukan hanya pasangan yang baik, tapi juga lawan yang sulit untuk dikalahkan ; karena kalo udah debat apapun kita gaada yang mau ngalah, lebih sering jadi melebar kemana-mana dan jadi debat kusir, melelahkan. Kata-kata rumit bagi saya kadang bagi dia adalah hal yang lumrah, saya selalu berfikir ekstra untuk hal-hal yang menur...

First Trip

Hello

Hirup keur sorangan - Kumaha pepelakan

     Sesuai judulnya, akhir-akhir ini lagi sering ngerasa bahwa beneran hidup ini untuk sendiri dan hasilnya adalah dari apa yang kita tanam. Ini imbas dari ketemu berbagai hal dan berbagai orang yang bisa dibilang unik sih.     Tulisan ini dibuat dengan kondisi yang beda dengan sebelumnya, karena tulisan ini dibuat dengan kondisi aku sudah tinggal sendiri, lingkungan baru, dan juga cara hidup yang baru tentunya. Berat, tapi mau gamau harus dilakukan, karena hidup harus tetap berjalan kalo kata bernadya. Di kerjaan juga gitu, agak sedikit baru, tapi seharusnya sudah bisa diprediksi dari lama, jadi ga begitu kaget silih berganti orang-orang datang dan pergi ini ga bikin aku kaget karena setiap hari juga denger mereka ngeluh dan ingin memperbaiki hidupnya dengan cara kerja yang lain, jadi yaudah.     Untuk orang yang ga se berempati itu, hidup dengan orang baru dan kelakuanya yang unik-unik ini sebenernya ga terlalu sulit. Pilihanya kan hanya C...