Skip to main content

Long Distance Relationship with Bandung dan Seisinya


Siapa yang tahu semua ini akan tertahan ; Rindu dan Pelukan. 
Semuanya tidak pernah segampang itu aku raih. 
Perjalanan pergi dan pulang selalu melibatkan perasaan yang sangat amat dalam. 
Saat pergi aku ingin cepat pulang.
Saat pulang aku ingin cepat sampai dan tak mau pergi lagi.

Meja dan bangku kecil setia menungguku untuk kembali.
Lama kelamaan meja dan bangku kecil itu pun termakan usia. 
Ada yang kakinya sudah reyot, dan busanya pun sudah tak seempuk dulu saat aku pertama kali mendudukinya. 
Aku rindu rumah ; Halaman belakang kamar dan pagi yang sejuk dengan tambahan aroma masakan ibu.

Aku hampir lupa, dirumah yang lain ada juga meja dan bangku kecil yang setia menunggu, begitupun dengan pemiliknya : putri kecil yang manja dan sedikit menyebalkan. 
Ya! Kekasihku. 
Dengan semua cemilan rasa rindu dimejamu, kita pernah bercengkarama dan menyanyi bersama disetiap malam meski hanya lewat telpon.
Kadang sinyal juga menjadi moodbreaker yang hebat untuk kita berdua.
“Kamu boleh menyanyikan lagu apa saja, yang penting aku hafal” Begitu ujarku. 
Pada ujung jalan rumahmu, mata kita seringkali menjadi saksi bahawa pertemuan kadang tidak adil. 
“Rindu yang banyak masa obatnya sedikit, ya gakan sembuh lah rindunya, aku masih kangen” Selalu itu yang kamu sebut diujung jalan itu.
Percayalah sayang, semua kata rindu yang kita ucap adalah investasi. 

Karena rindu adalah pohon yang berbuah pelukan dan kecupan dikeningmu yang lebar itu.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Dindarsip

  Orang yang hampir tiap hari nanya "kamu sayang aku ga?" Ini merupakan represntasi dari  semua hal yang saya sukai. Tentang cinta, perasaan bahagia, makanan enak, dan apapun itu yang ada di dunia. Saya berusaha untuk selalu mempersembahkan sesuatu untuk manusia ini, meski hanya persembahan kecil, dan mungkin terlalu kecil untuk manusia sespesial ini. Dia juga ga jarang jadi penemu tempat makan atau makanan enak, tapi kadang saya jadi orang yang harus makan satu setengah porsi, dia hanya makan setengah porsi. (Padahal katanya enak, tapi ko setengah porsi) Orang pertama yang selama 24 tahun saya hidup, berhasil membuat saya suka daging bebek  Orang ini bukan hanya pasangan yang baik, tapi juga lawan yang sulit untuk dikalahkan ; karena kalo udah debat apapun kita gaada yang mau ngalah, lebih sering jadi melebar kemana-mana dan jadi debat kusir, melelahkan. Kata-kata rumit bagi saya kadang bagi dia adalah hal yang lumrah, saya selalu berfikir ekstra untuk hal-hal yang menur...

First Trip

Hello

Hirup keur sorangan - Kumaha pepelakan

     Sesuai judulnya, akhir-akhir ini lagi sering ngerasa bahwa beneran hidup ini untuk sendiri dan hasilnya adalah dari apa yang kita tanam. Ini imbas dari ketemu berbagai hal dan berbagai orang yang bisa dibilang unik sih.     Tulisan ini dibuat dengan kondisi yang beda dengan sebelumnya, karena tulisan ini dibuat dengan kondisi aku sudah tinggal sendiri, lingkungan baru, dan juga cara hidup yang baru tentunya. Berat, tapi mau gamau harus dilakukan, karena hidup harus tetap berjalan kalo kata bernadya. Di kerjaan juga gitu, agak sedikit baru, tapi seharusnya sudah bisa diprediksi dari lama, jadi ga begitu kaget silih berganti orang-orang datang dan pergi ini ga bikin aku kaget karena setiap hari juga denger mereka ngeluh dan ingin memperbaiki hidupnya dengan cara kerja yang lain, jadi yaudah.     Untuk orang yang ga se berempati itu, hidup dengan orang baru dan kelakuanya yang unik-unik ini sebenernya ga terlalu sulit. Pilihanya kan hanya C...